Langsung ke konten utama

Nikmat Allah

 Bismillah.

Kaum muslimin yang dirahmati Allah, terpaan musibah yang kini meliputi merupakan bagian dari takdir Allah. Tidaklah terjadi musibah kecuali dengan izin-Nya. 

Pada saat tertimpa musibah kita pun sadar bahwa selama ini nikmat yang Allah berikan kepada kita begitu besar. Nikmat kesehatan, keamanan, kemudahan, kelapangan, dan nikmat-nikmat lain yang tidak terhingga.

Meskipun demikian ternyata betapa sedikit hamba yang benar-benar mensyukuri nikmat Allah itu dengan baik. Dari sini lah seharusnya kita menyadari bahwa musibah itu berasal dari keteledoran dan kejelekan kita dalam mengabdi kepada Allah. 

Banyak tersebar kemaksiatan, kemusyrikan dan kemunafikan di tengah masyarakat. Sementara agama hanya dipandang sebelah mata. Orientasi dan puncak cita-cita manusia pun berhenti dalam pemuasan kesenangan dunia. Padahal dunia ini di sisi Allah tidak lebih berharga daripada sehelai sayap seekor nyamuk..

Abu Hazim rahimahullah mengingatkan, "Setiap nikmat yang tidak semakin mendekatkan diri kepada Allah maka itu adalah malapetaka." Sungguh benar apa yang beliau ucapkan...

Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda, "Dua nikmat yang kebanyakan orang merugi padanya; kesehatan dan waktu luang." (HR. Bukhari)

Kehidupan dunia pasti akan berakhir dan akan berlanjut menuju negeri akhirat. Di sana ada surga dan neraka. Apa yang dilakukan di dunia akan diberi balasan oleh Allah dengan penuh keadilan dan berlandaskan hikmah-Nya.

Musibah dunia ini dengan segala kesusahan dan kerepotan yang dirasakan tentu jauh lebih ringan daripada kesengsaraan hidup akibat seorang yang berpaling dari peringatan dan petunjuk Allah dan Rasul-Nya. Sesungguhnya kebahagiaan tidak bisa diraih kecuali dengan takwa dan selalu mensyukuri nikmat-Nya...

Ya Allah, ampunilah dosa-dosa kami...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ramadhan dan Keimanan

Bismillah. Kaum muslimin yang dirahmati Allah, alhamdulillah kita bisa berjumpa lagi dengan bulan Ramadhan. Sebuah bulan yang sangat dinantikan oleh kaum beriman.  يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ Allah berfirman (yang artinya),  “Wahai orang-orang yang beriman, telah diwajibkan kepada kalian puasa, sebagaimana telah diwajibkan kepada orang-orang sebelum kalian, mudah-mudahan kalian bertakwa.”  (al-Baqarah : 183) Ayat ini sering kita dengar. Ia memberi pelajaran kepada kita bahwa puasa merupakan panggilan bagi umat beriman. Adapun orang yang tidak beriman akan merasa berat bahkan tidak mau melakukan ketaatan dan ibadah kepada Allah. Allah mengingatkan kita bahwa nikmat iman adalah nikmat yang harus kita syukuri. Cara mensyukurinya adalah dengan melakukan ketaatan kepada Allah.  مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ Rasulullah...

Makna Islam

 Bismillah. Para ulama menjelaskan bahwa Islam merupakan satu-satunya agama yang diterima oleh Allah. Allah berfirman (yang artinya), "Barangsiapa yang mencari selain Islam sebagai agama maka Allah tidak akan menerima hal itu dan di akhirat dia pasti termasuk golongan orang-orang yang merugi." (Ali Imran : 85) Islam mengandung penghambaan kepada Allah semata dan meninggalkan sesembahan selain-Nya. Allah berfirman (yang artinya), "Dan tidaklah mereka diperintahkan melainkan supaya beribadah kepada Allah dengan memurnikan agama/amal untuk-Nya dengan hanif/bertauhid..." (al-Bayyinah : 5) Inilah ajaran setiap rasul. Mengajak kepada tauhid dan memperingatkan serta melarang umat dari segala bentuk kesyirikan. Setiap rasul menyerukan (yang artinya), "Sembahlah Allah dan jauhilah thaghut." (an-Nahl : 36) Tauhid bermakna mengesakan Allah dalam ibadah. Segala bentuk ibadah hanya boleh dipersembahkan kepada Allah. Maka memalingkan ibadah kepada selain Allah adalah ke...

Belajar Tauhid

 Bismillah. Bagi teman-teman yang ingin ikut pelajaran baca kitab yang membahas tauhid insyaAllah bisa memilih jadwal yang sesuai diantara jadwal berikut ini : Kitab 1 : Mulakhosh Syarh Kitab Tauhid Setiap Senin, Rabu, dan Jumat ba'da maghrib - menjelang 'isyak. Alhamdulillah sudah sampai pembahasan merasa aman dari makar Allah. Kitab 2 : Ibthal at-Tandid Setiap Ahad. Pkl. 16.00 WIB - selesai. Alhamdulillah sudah masuk pembahasan menyembelih untuk selain Allah. Pelajaran diadakan di Wisma al-Mubarok 1, Ngebel - barat asrama putri UMY. Terbuka untuk umum, putra, dan diutamakan yang sudah belajar nahwu shorof.  Informasi : 0853 3634 3030 (wa)