Langsung ke konten utama

Pelajaran Baru

 Bismillah.

Saudaraku yang dirahmati Allah, apabila kita ingin mengetahui betapa besar rahmat dan kasih sayang Allah tidak perlu jauh-jauh ke luar negeri atau mendaki gunung yang tinggi. Karena pada diri kita terlalu banyak bukti kasih sayang Allah...

Pada saat pandemi semacam ini kita bisa merasakan bahwa nikmat Allah berupa hidayah itu begitu berharga. Karena tanpa hidayah manusia semakin sengsara dengan musibah dan cobaan yang dialaminya. Adapun orang mukmin justru bisa merubah musibah menjadi limpahan pahala...

Orang mukmin menyandarkan hatinya kepada Allah. Dia tidak menyeru dan menghamba kepada selain Allah. Dia bertawakal kepada Allah. Dia gantungkan harapan dan takutnya kepada Allah. Maka dia dapati ketenangan hati dan kesejukan iman walaupun musibah menerpa.

Hidup tidak lepas dari ujian. Ada orang yang rela menjual agamanya hanya demi mengejar serpihan kesenangan semu dan sementara. Ada juga orang yang tidak rela mengorbankan iman dan aqidahnya walaupun segunung emas ditawarkan kepadanya. Sebab nikmat dunia ini hanya sementara sedangkan akhirat adalah kekal abadi selama-lamanya.

Untuk itulah setiap musibah yang menimpa seharusnya semakin menundukkan hati manusia kepada Rabbnya. Meruntuhkan kesombongan dan sikap jumawa. Agar para pembesar menyadari bahwa dunia ini di bawah kekuasaan Allah, yang tidak boleh kita abaikan petunjuk dan peringatan-Nya.

Adapun mereka yang tidak beriman kepada Allah dan hari akhir maka musibah justru membuat hidup mereka semakin kotor dengan penghambaan kepada setan. 

Hari demi hari hanya memenuhi hasrat kebinatangan. Melupakan agama dan mencampakkan kebenaran. Mereka tidak peduli berapa banyak larangan yang mereka terjang. Karena yang mereka kejar hanyalah dunia dan dunia... Sesuatu yang di sisi Allah tidak lebih berharga daripada sehelai sayap seekor nyamuk....

Kita berlindung kepada Allah dari ilmu yang tidak bermanfaat, dari hati yang tidak khusyu' dan dari nafsu yang tidak pernah merasa kenyang... 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Baru Belajar

 Bismillah. Tidaklah diragukan bahwa belajar agama penting bagi setiap muslim. Karena dengan memahami agama seorang akan mengerti jalan kebenaran untuk diikuti dan mengenali jalan kebatilan untuk dijauhi. Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda, "Barangsiapa yang Allah kehendaki kebaikan padanya niscaya Allah akan pahamkan dia dalam agama." (HR. Bukhari dan Muslim) Untuk itu belajar agama adalah kewajiban sekaligus kebutuhan. Siapa sih yang ingin hidup celaka atau masuk neraka? Tentu orang yang berakal ingin meraih hidup bahagia. Akan tetapi banyak orang yang tidak menempuh jalan yang benar untuk meraihnya. Kebanyakan orang terjebak oleh hawa nafsu dan perasaan atau logika dangkal mereka. Mereka sibuk memikirkan kesenangan dunia yang bersifat materi atau fisik tetapi melupakan kebahagiaan iman dan kesejukan takwa. Inilah yang digambarkan oleh Malik bin Dinar rahimahullah, "Orang-orang itu pergi meninggalkan dunia dalam keadaan belum menikmati sesuatu yang terbaik di d...

Ramadhan dan Keimanan

Bismillah. Kaum muslimin yang dirahmati Allah, alhamdulillah kita bisa berjumpa lagi dengan bulan Ramadhan. Sebuah bulan yang sangat dinantikan oleh kaum beriman.  يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ Allah berfirman (yang artinya),  “Wahai orang-orang yang beriman, telah diwajibkan kepada kalian puasa, sebagaimana telah diwajibkan kepada orang-orang sebelum kalian, mudah-mudahan kalian bertakwa.”  (al-Baqarah : 183) Ayat ini sering kita dengar. Ia memberi pelajaran kepada kita bahwa puasa merupakan panggilan bagi umat beriman. Adapun orang yang tidak beriman akan merasa berat bahkan tidak mau melakukan ketaatan dan ibadah kepada Allah. Allah mengingatkan kita bahwa nikmat iman adalah nikmat yang harus kita syukuri. Cara mensyukurinya adalah dengan melakukan ketaatan kepada Allah.  مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ Rasulullah...

Makna Islam

 Bismillah. Para ulama menjelaskan bahwa Islam merupakan satu-satunya agama yang diterima oleh Allah. Allah berfirman (yang artinya), "Barangsiapa yang mencari selain Islam sebagai agama maka Allah tidak akan menerima hal itu dan di akhirat dia pasti termasuk golongan orang-orang yang merugi." (Ali Imran : 85) Islam mengandung penghambaan kepada Allah semata dan meninggalkan sesembahan selain-Nya. Allah berfirman (yang artinya), "Dan tidaklah mereka diperintahkan melainkan supaya beribadah kepada Allah dengan memurnikan agama/amal untuk-Nya dengan hanif/bertauhid..." (al-Bayyinah : 5) Inilah ajaran setiap rasul. Mengajak kepada tauhid dan memperingatkan serta melarang umat dari segala bentuk kesyirikan. Setiap rasul menyerukan (yang artinya), "Sembahlah Allah dan jauhilah thaghut." (an-Nahl : 36) Tauhid bermakna mengesakan Allah dalam ibadah. Segala bentuk ibadah hanya boleh dipersembahkan kepada Allah. Maka memalingkan ibadah kepada selain Allah adalah ke...