Langsung ke konten utama

Kitab Rujukan

 Bismillah.

Perpustakaan al-Mubarok alhamdulillah menyediakan kitab-kitab rujukan untuk belajar Islam. Perpustakaan ini berada di Wisma al-Mubarok 1, Ngebel RT 7 Tamantirto Kasihan Bantul. 

Diantara kitab yang bisa dibaca adalah tafsir Ibnu Katsir. Kitab ini sangat penting untuk memahami maksud dari ayat-ayat al-Qur'an berdasarkan riwayat hadits dan atsar salaf. Ibnu Katsir sendiri seorang ulama yang tidak diragukan lagi keilmuannya. Diantara guru beliau adalah Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah.

Dalam bidang hadits juga tersedia kitab Syarh Sohih Bukhori karya al-Hafidh Ibnu Hajar dan Syarh Sohih Muslim karya an-Nawawi rahimahumallah. Sohih Bukhori adalah kitab paling sahih setelah al-Qur'an. Dan Fathul Bari Syarh Sohih Bukhori termasuk kitab syarah yang paling bermanfaat. 

Selain itu, terdapat kitab syarah karya Syaikh Muhammad Shalih al-Utsaimin terhadap kitab Riyadhus Shalihin karya an-Nawawi. Riyadhus Shalihin tentu tidak asing bagi kaum muslimin. Sebuah kitab sarat faidah yang mengajak umat untuk kembali kepada al-Qur'an dan as-Sunnah.

Dalam bidang aqidah juga tersedia kitab-kitab rujukan seperti Fathul Majid karya Syaikh Abdurrahman bin Hasan dan Ibthal at-Tandid karya muridnya Syaikh Hamad bin Atiq rahimahumallah. Ada juga kitab al-Qaul al-Mufid 'ala Kitab at-Tauhid karya Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah.

Alhamdulillah kitab-kitab ulama sekarang ini bisa dengan mudah diakses melalui internet atau aplikasi. Meskipun demikian membaca kitab asli atau cetakan secara langsung memiliki pengaruh dan keistimewaan. Setidaknya kita akan lebih menghormati ilmu dan perjuangan para ulama dalam menggali faidah dan menyajikannya kepada umat manusia.

Barakallahu fiikum...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Baru Belajar

 Bismillah. Tidaklah diragukan bahwa belajar agama penting bagi setiap muslim. Karena dengan memahami agama seorang akan mengerti jalan kebenaran untuk diikuti dan mengenali jalan kebatilan untuk dijauhi. Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda, "Barangsiapa yang Allah kehendaki kebaikan padanya niscaya Allah akan pahamkan dia dalam agama." (HR. Bukhari dan Muslim) Untuk itu belajar agama adalah kewajiban sekaligus kebutuhan. Siapa sih yang ingin hidup celaka atau masuk neraka? Tentu orang yang berakal ingin meraih hidup bahagia. Akan tetapi banyak orang yang tidak menempuh jalan yang benar untuk meraihnya. Kebanyakan orang terjebak oleh hawa nafsu dan perasaan atau logika dangkal mereka. Mereka sibuk memikirkan kesenangan dunia yang bersifat materi atau fisik tetapi melupakan kebahagiaan iman dan kesejukan takwa. Inilah yang digambarkan oleh Malik bin Dinar rahimahullah, "Orang-orang itu pergi meninggalkan dunia dalam keadaan belum menikmati sesuatu yang terbaik di d...