Langsung ke konten utama

Nahwu Dasar

 Bismillah.

Ilmu nahwu membahas tentang kaidah-kaidah bahasa arab. Ilmu ini sangat penting untuk bekal penimba ilmu agama. 

Untuk bisa membaca kitab berbahasa arab dan menelaah kitab para ulama ilmu ini sangat urgen. Apalagi untuk memahami al-Qur'an dan as-Sunnah. 

Bagi ikhwan yang ingin belajar nahwu dari dasar insyaAllah bisa bergabung dengan kami dalam pelajaran nahwu :

Jadwal 3 x dalam sepekan. Hari Ahad, Selasa, dan Kamis pagi. Mulai Pkl. 05.30 WIB - selesai. Kitab yang dibahas al-Muyassar jilid 1. Bagi yang belum punya kitab biaya Pendaftaran Rp.50.000,-. SPP per bulan Rp.100.000,-/peserta. Kuota max 4 orang.

InsyaAllah pelajaran dimulai pada awal Februari 2021. Tempat belajar di Wisma al-Mubarok 1 Ngebel RT 7 Tamantirto Kasihan Bantul, Yogyakarta. Barat asrama putri UMY. Sebelah selatan SDN Ngebel.

Informasi : 0853 3634 3030 (wa)

Lama program insyaAllah sekitar 3 bulan atau 36 x pertemuan. Apabila Allah beri kemudahan insyaAllah setelah selesai nahwu dasar bisa dilanjutkan untuk level berikutnya dengan mempelajari shorof dan latihan baca kitab.

Barakallahu fiikum...

Redaksi www.al-mubarok.com



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Baru Belajar

 Bismillah. Tidaklah diragukan bahwa belajar agama penting bagi setiap muslim. Karena dengan memahami agama seorang akan mengerti jalan kebenaran untuk diikuti dan mengenali jalan kebatilan untuk dijauhi. Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda, "Barangsiapa yang Allah kehendaki kebaikan padanya niscaya Allah akan pahamkan dia dalam agama." (HR. Bukhari dan Muslim) Untuk itu belajar agama adalah kewajiban sekaligus kebutuhan. Siapa sih yang ingin hidup celaka atau masuk neraka? Tentu orang yang berakal ingin meraih hidup bahagia. Akan tetapi banyak orang yang tidak menempuh jalan yang benar untuk meraihnya. Kebanyakan orang terjebak oleh hawa nafsu dan perasaan atau logika dangkal mereka. Mereka sibuk memikirkan kesenangan dunia yang bersifat materi atau fisik tetapi melupakan kebahagiaan iman dan kesejukan takwa. Inilah yang digambarkan oleh Malik bin Dinar rahimahullah, "Orang-orang itu pergi meninggalkan dunia dalam keadaan belum menikmati sesuatu yang terbaik di d...