Langsung ke konten utama

Terus Belajar

 Bismillah.

Puji syukur kepada Allah, beberapa waktu lalu bersama teman-teman telah menyelesaikan baca kitab Mulakhkhosh fi Syarh Kitab Tauhid. Kitab luar biasa yang disusun oleh Syaikh Shalih al-Fauzan hafizhahullah. 

Kitab ini merupakan penjelasan bagi matan/teks materi Kitab Tauhid. Disusun dengan sistematis dan insyaAllah mudah dipahami bagi penimba ilmu yang telah memiliki dasar kemampuan membaca kitab arab gundul. Banyak sekali faidah yang dapat digali darinya.

Pembacaan kitab ini dimulai kurang lebih setahun yang lalu pada bulan Ramadhan 1441 H di Masjid Jami' al-Mubarok YAPADI bersama teman-teman takmir. Kemudian dengan beberapa pertimbangan pelajaran kami lanjutkan di Wisma al-Mubarok 1, yaitu di ruang perpustakaan sekaligus sekertariat FORSIM. 

Alhamdulillah dalam waktu setahun bisa menyelesaikan kitab tersebut. Jumlah pertemuan adalah 3 x setiap pekan. Terkadang juga diliburkan. Biasanya pelajaran kami lakukan di waktu ba'da maghrib hingga menjelang 'isyak. Waktunya cukup singkat. 

Sebagaimana arahan dari para ulama dan asatidz yang pernah kami baca atau dengarkan, penting sekali untuk mengulang-ulang pelajaran Kitab Tauhid ini. Karena itulah pada bulan Ramadhan ini insyaAllah kami akan memulai pelajaran baru tetapi masih mengupas faidah dari Kitab Tauhid juga. Kali ini dengan rujukan kitab at-Tamhid li Syarh Kitab Tauhid.

Diantara ustadz yang sering menyebutkan tentang keutamaan kitab syarah yang satu ini adalah Ust. Abu Isa dan Ust Said Abu Ukkasyah hafizhahumallahu. Semoga Allah beri kemudahan dan keberkahan untuk kami dan teman-teman agar bisa beristifadah dari kitab ini. 

Penyusun : Redaksi www.al-mubarok.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Baru Belajar

 Bismillah. Tidaklah diragukan bahwa belajar agama penting bagi setiap muslim. Karena dengan memahami agama seorang akan mengerti jalan kebenaran untuk diikuti dan mengenali jalan kebatilan untuk dijauhi. Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda, "Barangsiapa yang Allah kehendaki kebaikan padanya niscaya Allah akan pahamkan dia dalam agama." (HR. Bukhari dan Muslim) Untuk itu belajar agama adalah kewajiban sekaligus kebutuhan. Siapa sih yang ingin hidup celaka atau masuk neraka? Tentu orang yang berakal ingin meraih hidup bahagia. Akan tetapi banyak orang yang tidak menempuh jalan yang benar untuk meraihnya. Kebanyakan orang terjebak oleh hawa nafsu dan perasaan atau logika dangkal mereka. Mereka sibuk memikirkan kesenangan dunia yang bersifat materi atau fisik tetapi melupakan kebahagiaan iman dan kesejukan takwa. Inilah yang digambarkan oleh Malik bin Dinar rahimahullah, "Orang-orang itu pergi meninggalkan dunia dalam keadaan belum menikmati sesuatu yang terbaik di d...

Ramadhan dan Keimanan

Bismillah. Kaum muslimin yang dirahmati Allah, alhamdulillah kita bisa berjumpa lagi dengan bulan Ramadhan. Sebuah bulan yang sangat dinantikan oleh kaum beriman.  يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ Allah berfirman (yang artinya),  “Wahai orang-orang yang beriman, telah diwajibkan kepada kalian puasa, sebagaimana telah diwajibkan kepada orang-orang sebelum kalian, mudah-mudahan kalian bertakwa.”  (al-Baqarah : 183) Ayat ini sering kita dengar. Ia memberi pelajaran kepada kita bahwa puasa merupakan panggilan bagi umat beriman. Adapun orang yang tidak beriman akan merasa berat bahkan tidak mau melakukan ketaatan dan ibadah kepada Allah. Allah mengingatkan kita bahwa nikmat iman adalah nikmat yang harus kita syukuri. Cara mensyukurinya adalah dengan melakukan ketaatan kepada Allah.  مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ Rasulullah...

Makna Islam

 Bismillah. Para ulama menjelaskan bahwa Islam merupakan satu-satunya agama yang diterima oleh Allah. Allah berfirman (yang artinya), "Barangsiapa yang mencari selain Islam sebagai agama maka Allah tidak akan menerima hal itu dan di akhirat dia pasti termasuk golongan orang-orang yang merugi." (Ali Imran : 85) Islam mengandung penghambaan kepada Allah semata dan meninggalkan sesembahan selain-Nya. Allah berfirman (yang artinya), "Dan tidaklah mereka diperintahkan melainkan supaya beribadah kepada Allah dengan memurnikan agama/amal untuk-Nya dengan hanif/bertauhid..." (al-Bayyinah : 5) Inilah ajaran setiap rasul. Mengajak kepada tauhid dan memperingatkan serta melarang umat dari segala bentuk kesyirikan. Setiap rasul menyerukan (yang artinya), "Sembahlah Allah dan jauhilah thaghut." (an-Nahl : 36) Tauhid bermakna mengesakan Allah dalam ibadah. Segala bentuk ibadah hanya boleh dipersembahkan kepada Allah. Maka memalingkan ibadah kepada selain Allah adalah ke...